Lestarikan Lokasi Mancing dengan Rumpon

September 18, 2009, Posted by marlin at 4:21 pm

rumpon-dari-bambu-siap-ditunkan1Memancing sebagai hobi memang menyenangkan jika sasaran ikan yang diburu terkail, tetapi tidak menutup kemungkinan justru kegiatan mancing menjadi menjenuhkan ketika ikan-ikan yang ditunggu tidak datang menghampiri alias tidak dapat ikan sama sekali.

Untuk mendatangkan ikan agar mau berkumpul di suatu lokasi memang perlu biaya dan pengorbanan yang cukup besar. Marlin Fishing Club Surabaya yang sudah eksis sejak tahun 1993, mempunyai komitmen tinggi untuk melestarikan lokasi mancing yang jadi favoritnya dengan membuat rumpon secara berkala.

Hampir tiap 4-6 bulan sekali dapat dipastikan menurunkan rumpon, agar ikan-ikan yang jadi sasaran mancing terus berkumpul dan saat turun mancing tidak pulang dengan tangan hampa.

MFC biasa membuat rumpon dari drum-drum bekas yang dirangkai dengan pohon bambu atau daun kelapa dengan pemberat batu-batu besar, sehingga menancap di dasar laut, akhirnya seperti tumbuhan hidup yang menjulang ke atas. Rata-rata kedalaman tempat menurunkan rumpon antara 40-60 meter dari permukaan laut.

Bagkan pernah saat tahun 2006 membuat rumpon yang cukup besar di kawasan tersebut yaitu menurunkan petikemas yang sudah rusak beberapa buah, dan hingga sekarang rumpon-riumpon itu masih ditempati ikan, khususnya kakap merah, kerapu, putihan dan jenis ikan-ikan dasar lainnya.

Tidak kurang 62 titik rumpon yang diturunkan MFC dan hingga sekarang masih terus dipelihara dengan menambah rumpon-rimpon baru di kordinat yang sudah ada. Tentu saja agar tidak kehilangan jejak MFC menggunakan GPS untuk mengetahui letak rumpon yang ada.

Dengan hotspot serbanyak itu tentu saat turun mancing tidak pernah pulang dengan tangan hampa, pasti dapat ikan, karena jika di rumpon yang satu tidak dapat pindah ke rumpon lain dan pasti diantara rumpon itu pasti ada yang dihuni banyak ikan.

Menurut Nur Ali sang nakoda kapal sekaligus pawang MFC, untuk mendeteksi rumpon yang sudah hiolang atau berkurang cukup muda, biasanya klo sudah dua-tiga kali ditempati mancing gak dapat ikan berarti rumpon itu sudah hilang atau hancur.

Hilangnya rumpon bisa disebabkan banyak hal, bisa karena lapuk, terbawa arus atau tertimbun lumpur. Jika lokasinya bagus tetapi rumpon sudah habis akan ditambah lagi, dan tidak lama ikan-ikan akan berkumpul kembali dalam waktu yang relatif cepat sekitar 1-2 bulan. (Mr. Jo)